Sejarah Pengadilan

Sejarah Pengadilan Agama Cirebon

 

Bahwa Sesungguhnya Eksistensi lembaga Peradilan Agama di Cirebon sudah ada sejak berdirinya Kesultanan Cirebon yaitu pada abad 14 M. Pada zaman Kolonial Belanda di Karisedenan Cirebon disusun Pepakem Cirebon, yang dibuat atas usul Residen Cirebon, Mr. P.C. Hosselaar (1757-1765) (Ichtianto, Pengembangan Teori...., hlm.119) Aturan ini merupakan Kompilasi Kitab Hukum Jawa Kuno, seperti: Kitab Hukum Jawa Niscaya , Undang-Undang Mataram, Jaya Lengkara, Kontra Menawa dan Adilullah. (Cik Hasan Basri, Peradilan Agama di Indonesia ...hm : 108) Aturan ini dipakai oleh tujuh menteri pelaksana kekuasaan peradilan yang mewakili tiga Sultan Cirebon, yaitu Sultan Sepuh, Sultan Anom, dan Panembahan Cirebon, sebagai pedoman dalam memutuskan perkara perdata dan pidana diwilayah Kesultanan Cirebon. Pepakem ini kemudian diadopsi oleh Sultan Bone dan Goa dan diberi nama Compendium Indianche Wetten bijde Hoven van Bone en Goa.

Dalam Pepakem Cirebon, dimuat gambaran seorang hakim yang dikehendaki oleh hokum adat :
a) Candra : bulan yang menyinari segala tempat yang gelap
b) Tirta : air yang membersihkan segala tempat yang kotor
c) Cakra : dewa yang mengawasi berlakunya keadaan
d) Sari : bunga yang harum baunyaa). (Tresna R. 1978.( “Peradilan di Indonesia dari Abad ke Abad”. Pradnya Paramita. Jakarta. hlm. 17-20. Cetakan Ke-3.).

Peraturan resmi yang mengatur eksistensi Peradilan Agama di Bumi Nusantara ini adalah Keputusan Raja Belanda No. 24 tertanggal 19 Januari 1882, dimuat dalam Stb. 1882 No. 152 tentang Pembentukan Pengadilan Agama di Jawa dan Madura (berpaling betrefende de priesterranden op java en Madoera). Para pakar hukum sependapat, bahwa lahirnya keputusan Raja tersebut adalah merupakan hasil dari teori “Receptio in Complexu” oleh Van Den Berg.

Ditinjau dari sudut pandang sejarah, Institusi yang mengurusi soal-soal keagamaan di Cirebon, sebenarnya sudah ada sejak Nusantara masih dijajah Belanda. Ini dibuktikan dengan ditemukannya Dokumen keputusan Penghulu landraad Cirebon tertanggal 12 Oktober 1933 M, yang sampai sekarang masih disimpan di Perputakaan Pengadilan Agama Cirebon (copy Dokumen terlampir), dan Residen Cirebon telah memiliki penghulu yang salah satu tugasnya mengatur soal-soal domestic keagamaan masyarakat muslim sewilayah Karesidenan Cirebon. Surat Keputusan Nomor 77/187 pada tanggal 00.14 Juni 1939 yang dikeluarkan pemerintah Hindia B, telah ,emetapkan dan sekaligus mengabsyahkan jabatan penghulu yang merangkap penghulu Landrad Cirebon. Wilayah kekuasaan institusi ini telah mencakup pengadilan Neeri. Kantor penghuku ini terletak di Jalan Cangkol kebumen (sekarang masuk wilayah Kota Cirebon). SK itu teah mentapkan KH. Akhmad Sanusi sebagai pimpinan pengadilan (Landraad). Dengan begitu berarti enam tahun sebelum Indonesia merdeka (1945) Pengadilan Agama Cirebon telah eksis.

Bahwa sejak tanggal 5 Februari 1947, H.M. Rasyid atas nama Menteri Agama mengangkat KH. Akhmad Sanusi sebagai penghulu masjid dan sebagai Ajund Penghulu Cirebon. SK Nomor 245/A4 telah menempatkan salah satu bagian penting dari perjalanan Kantor Pengadilan Agama di Cirebon. Posisi yang demikian, berdasarkan SK di atas, terus dijabat KH. Akhmad Sanusi sampai tahun 1951. Kantor ini beralamat di Kompleks Tajug Agung (MAsjid Attaqwa Kejaksan Jl. RA. Kartini No.2 Kota Cirebon, SK tersebut sampai saat ini masih disimpan di kemeterian Agama Kota Cirebon (kemenagkabcirebon.com)

Pada tahun 1980 Kantor Pengadilan Agama Cirebon Berpindah dari Jl. RA. Kartini No.2 Kota Cirebon ke Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo No. 42 Kota Cirebon

Pada tahun 1986 wilayah hukum Pengadilan Agama Cirebon dimekarkan menjadi dua wilayah hukum, yaitu Pengadilan Agama Cirebon (Kota Cirebon) dan Pengadilan Agama Sumber (Kabupaten Cirebon berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 207 Tahun 1986. Pengadilan Agama Cirebon menempati gedung yang terletak di Jalan Dr. Ciptomangunkusumo Nomor 42 Cirebon dan Pengadilan Agama Sumber menempati gedung yang terletak di Jalan Sunan Malik Ibrahim Nomor 11 Sumber Kabupaten Cirebon. Pada Bulan Januari 2016 Pengadilan Agama Cirebon telah menempati Gedung Baru terletak Di Jalan Brigjend Dharsono (by pass) No. 05 Kota Cirebon. Berpindah dari Jl. RA. Kartini No.2 Jalan Mangunkusumo No. 42 Kota Cirebon.

Gedung pengadilan Agama yang Baru di Jalan Brigjend Dharsono (ByPass) Nomor 05 Kota Cirebon

 

 

silahkan download dengan klik : Sejarah Pengadilan Agama Cirebon