Berita Terkini

KETUA BESERTA SELURUH KELUARGA BESAR

PENGADILAN AGAMA CIREBON

MENGUCAPKAN

 

SELAMAT ATAS DILANTIKNYA DR. H. M. SYARIFUDDIN, S.H., M.H.

SEBAGAI KETUA MAHKAMAH AGUNG RI PERIODE 2020-2025

Semoga sukses menjalankan tugas dan amanah ini serta selalu dalam lindungan dan inayah Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin…

 

 

_____________________________________________________________________________________________

 

Pelaksanaan Assessment Internal dan

Pemilihan Role Model Agen Perubahan Pengadilan Agama Cirebon

Jumat, 29 Mei 2020

Pengadilan Agama Cirebon mengadakan Assessment Internal sebagai persiapan menghadapi Surveilance kedua Akreditasi Penjaminan Mutu demi mempertahkan predikat A-Excellent dari Badilag Mahkamah Agung RI, serta Pemilihan Role Model Agen Perubahan Pegawai Pengadilan Agama Cirebon. 

Oppening Meeting Assessment Internal yang dilaksanakan pada pukul 08.00 wib, bertempat di Gedung Pengadilan Agama Cirebon, Jl. Brigjend Dharsono (bypass) No. 5 Kota Cirebon. Ketua PA Cirebon Dra. Siti Salbiah, S.H., M.Si. selaku Top management memberikan sambutan untuk kesiapan berkas yang akan diassessment. Kemudian Ketua Tim APM Ahmad Satiri, S.Ag., M.H. memberikan sambutan mengenai Teknis pelaksanaan Assessment kepada seluruh Tim Assessor serta Pegawai. 

Quis tentang kepahaman APM dilakukan oleh Ketua Tim APM kepada Seluruh Pegawai. Setelah itu, Assessor Internal H. Asis, S.H.I., M.H. dan Drs. Mahsun menguji kelengkapan dan kebenaran dokumen eviden yang telah dipersiapkan oleh seluruh koordinator. Pelaksanaan pengujian eviden dimulai pukul 09.00 dan selesai pada pukul 14.00 WIB.

Setelah berakhir pengujian Eviden, kembali diadakan Closing Meeting Assessment Internal dengan dibuka dengan Sambutan dari Lead Assessor Drs. Mahsun. Beliau menyampaikan bahwa Pengadilan Agama Cirebon tetap berhasil memepertahankan Predikat A-Excellent sebagai hasil Assessment Internal tahun 2020.

Kemudian Ketua Pengadilan menyampaikan hasil pemenang Quis Survey kepahaman APM dengan Hafies Yudha Kusuma, S.Kom., S.H. sebagai pemenang pertama, Lukmanul Hakim, S.H.I. pemenang kedua, serta Andriana sebagai juara ketiga.

Pada akhir Closing Meeting Assessment Internal, diumumkan Role Model Agen Perubahan dari setiap unit. Dari Unsur Hakim yaitu Ahmad Satiri, S.Ag., M.H., Kepaniteraan yaitu Drs. Hj. N. Imas, Kesekretariatan yaitu Hafies Yudha Kusuma, S.Kom., S.H., Panitera Pengganti yaitu Khaeru Soleh, S.Sy, dan tenaga Honorer yaitu Rudi Runadi, S.Pd. Ketua Pengadilan Agama Cirebon berharap Role Model dapat menjadi percontohan bagi unitnya, serta menghimbau kepada seuruh pegawai untuk tetap memberikan yang terbaik kepada Pengadilan AGama Cirebon BERKAH. 

 

(admin web/hfs)

Assessment Internal

 

Pemenang Quis Kepahaman APM Pengadilan Agama Cirebon Hafies Yudha Kusuma, S.Kom., S.H.

 

Role Model Agen Perubahan Hakim Ahmad Satiri, S.Ag., M.H.

Role Model Agen Perubahan Kepaniteraan Dra. Hj. N. Imas

Role Model Agen Perubahan Kesekretariatan Hafies Yudha Kusuma, S.Kom., S.H.

Role Model Agen Perubahan Panitera Pengganti Khaeru Soleh, S.Sy.

Role Model Agen Perubahan Tenaga Honorer Rudi Runadi, S.Pd.

 

 

 

 

 

 

_____________________________________________________________________________________________

LANGKAH-LANGKAH PENCEGAHAN PENYEBARAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) PADA PENGADILAN AGAMA CIREBON

 

Menindaklanjuti Surat Edaran Mahkamah Agung-RI nomor 1 Tahun 2020, Surat Edaran Dirjen Badan Peradilan Agama Nomor 2 Tahun 2020, petunjuk dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat serta hasil rapat koordinasi dengan Walikota Cirebon bersama forkopimda Kota Cirebon pada tanggal 23 Maret 2020.

Ketua Pengadilan Agama (PA) Cirebon telah melakukan langkah² pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai berikut:

1.Hakim dan Aparatur Peradilan tidak boleh bepergian ke Luar Negeri baik dalam rangka Kedinasan maupun diluar kedinasan.

2.Hakim dan Aparatur Peradilan tetap melaksanakan tugas namun secara bergiliran sebagian bekerja di rumah atau Work From Home (WFH).

3. Hakim dan Aparatur Peradilan yang sedang melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya (WFH) tidak boleh bepergian ke luar kota tempat tinggal atau tempat melaksanakan tugas atau tidak kembali ke daerah asalnya selama masa pencegahan penyebaran Covid-19 dan harus senantiasa siaga apabila sewaktu-waktu diminta untuk kembali ke kantor pada hari dan jam kerja untuk tugas yang bersifat mendesak dan harus hadir secara fisik.

4. Atasan langsung mewajibkan Hakim dan aparatur Peradilan yang sedang melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya (WFH) untuk memenuhi target kerja yang dibebankan selama masa melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya.

5. Dalam hal terdapat rapat atau pertemuan penting yang harus dihadiri, Hakim dan Aparatur peradilan yang sedang melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya (WFH) dapat mengikuti rapat tersebut melalui sarana teleconference dan Atasan langsung mewajibkan Hakim dan aparatur Peradilan yang sedang melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya (WFH) untuk memenuhi target kerja yang dibebankan selama masa melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya.

5. Dalam hal terdapat rapat atau pertemuan penting yang harus dihadiri, Hakim dan Aparatur peradilan yang sedang melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya (WFH) dapat mengikuti rapat tersebut melalui sarana teleconference dan atau video conference dengan memanfaatkan sistem informasi dan komunikasi ataupun media elektronik. Melalui aplikasi ZOOM di bawah koordinasi Admin Pengadilan Agama Cirebon. Pelaksanaan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggal selama masa pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya dilakukan sampai tanggal 5 April 2020 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan.

6. Hakim dan Aparatur Peradilan yang sedang melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya, tidak boleh meninggalkan tempat tinggalnya masing-masing kecuali dalam keadaan mendesak seperti untuk memenuhi kebutuhan terkait pangan, pangan, kesehatan ataupun keselamatan dan harus melaporkan ke atasan langsung.

 

Demikian beberapa kebijakan yg dapat kita semua laksanakan dengan penuh tanggung jawab... dengan senantiasa mengharapkan rahmat dan berkah serta ridlo Allah SWT...
Semoga bapak ibu tercinta selalu sehat dan terlindung dari Covid-19 atau dari apapun penyakit yg berbahaya...